BONE – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bantaeng, H. Tasrif Labandu, SE, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas perjuangan atlet Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kabupaten Bantaeng, Andi Shita Elyana, S.Pd., M.Pd., Gr, yang berhasil mempersembahkan medali perunggu pada nomor Shooting Women dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan di Kabupaten Wajo.
Apresiasi tersebut disampaikan H. Tasrif Labandu dari Posko Induk Kontingen Bantaeng di Kabupaten Bone. Ia menegaskan bahwa setiap medali yang diraih merupakan hasil dari perjuangan, kerja keras, dan pengorbanan atlet dalam membawa nama Kabupaten Bantaeng di tingkat provinsi.
Menurutnya, capaian medali perunggu pada pertandingan perdana Petanque patut disyukuri dan diapresiasi, terlebih Andi Shita menjadi atlet pertama dari cabang olahraga Petanque Bantaeng yang turun bertanding. Menghadapi atlet tuan rumah yang memiliki rekam prestasi nasional tentu menjadi tantangan tersendiri.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Andi Shita Elyana atas perjuangannya. Medali perunggu ini bukan sekadar capaian medali, tetapi juga bukti semangat juang atlet Bantaeng yang telah berusaha memberikan hasil terbaik bagi daerah. Apalagi menjadi atlet pertama yang bertanding tentu memiliki tekanan dan tanggung jawab tersendiri,” ungkap Tasrif.
Ketua KONI Bantaeng juga menyampaikan bahwa perjuangan kontingen Bantaeng di Porprov XVIII masih panjang. Masih terdapat sejumlah nomor pertandingan yang akan diikuti atlet Petanque maupun cabang olahraga lainnya. Karena itu, ia berharap capaian awal ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus menjaga semangat, konsentrasi, dan kepercayaan diri.

DUKUNGAN DAN APRESIASI UNTUK SETIAP PERJUANGAN ATLET
H. Tasrif Labandu menegaskan bahwa KONI Bantaeng akan terus memberikan perhatian terhadap perjuangan atlet yang sedang berlaga di Kabupaten Bone dan Wajo. Dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membangun iklim pembinaan olahraga yang memberikan penghargaan terhadap kerja keras dan prestasi atlet.
Ia juga mengapresiasi langkah Manajer Tim Petanque Bantaeng, Drs. Samsud Samad, M.M., yang memberikan motivasi tambahan berupa bonus langsung kepada atlet yang berhasil meraih medali emas. Menurutnya, perhatian dan penghargaan seperti ini dapat menjadi pemantik semangat atlet untuk terus berjuang mencapai target prestasi.
“Kami ingin seluruh atlet merasakan bahwa perjuangan mereka mendapatkan perhatian. Jangan pernah merasa berjuang sendiri. Dari Posko Induk di Bone, kami terus mengikuti perkembangan pertandingan dan memberikan dukungan kepada seluruh atlet Bantaeng yang sedang berlaga di Bone maupun Wajo,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar para atlet tidak mudah berpuas diri dengan capaian yang telah diperoleh, tetapi juga tidak berkecil hati ketika hasil pertandingan belum sesuai harapan. Setiap pertandingan harus menjadi pengalaman dan bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan.
“Perunggu adalah awal yang patut kita syukuri. Kita masih punya kesempatan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Tetap fokus, jaga sportivitas, kobarkan semangat bertanding, dan berikan kemampuan terbaik untuk Bantaeng,” tambahnya.
BANTAENG BANGKIT, PRESTASI MELEJIT!
KONI Bantaeng berharap medali perunggu dari cabang olahraga Petanque ini menjadi pembuka semangat bagi seluruh kontingen dalam perjuangan di Porprov XVIII Sulawesi Selatan.
Dari Posko Induk Kabupaten Bone, Ketua KONI Bantaeng bersama jajaran terus memantau perkembangan perjuangan kontingen serta berharap semakin banyak atlet Bantaeng yang mampu mempersembahkan medali dan mengharumkan nama daerah.
Perjuangan belum selesai, peluang masih terbuka, dan semangat meraih prestasi harus terus menyala.
BANTAENG BANGKIT, PRESTASI MELEJIT!
Facebook Comments